Dokumen Lengkap Rekomendasi Tim Delapan
Selasa, 17 November 2009 | 20:50 WIB
BAB V
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
Berdasarkan verifikasi tersebut, Tim 8 menyimpulkan dan merekomendasikan hal-hal sebagai berikut:
A. KESIMPULAN
1. Proses Hukum Chandra dan Bibit
a. Pada awalnya, proses pemeriksaan terhadap dugaan adanya penyuapan dan/atau pemerasan dalam kasus Chandra dan Bibit adalah wajar (tidak ada rekayasa) berdasarkan alasan-alasan:
1) Testimoni Antasari Azhar
2) Laporan Polisi oleh Antasari Azhar
3) Rekaman pembicaraan Antasari Azhar dengan Anggoro di Singapura di Laptop Antasari Azhar di KPK
4) Keterangan Anggodo tanggal 7 Juli 2009
5) Keterangan Anggoro tanggal 10 Juli 2009 di Singapura
6) Keterangan Ari Muladi.
Siksaan Cinta Untuk yang Dimabuk Cinta
Cinta. Cinta menurut sebahagian orang adalah perasaan jiwa dan gejolak hati yang mendorong seseorang untuk mencintai kekasihnya dengan penuh gairah, lembut dan kasih sayang.
Setiap pemuda atau pemudi akan muncul sebentuk perasaaan untuk mencintai dan ingin dicintai oleh lawan jenisnya. Sebuah naluri, Dalam pencarian cinta timbul berbagai gejolak, ada perasaan rindu, gelisah dan bahagia. Saat ini mungkin ada di antara saudaraku yang tengah galau dilanda cinta. Hati berdebar, tak dapat belajar dengan baik, selalu teringat pada sang kekasih. Bila ia ada di sisimu engkau menangis karena takut berpisah dan bila ia berada jauh darimu engkau menangis karena rindu, Hati sengsara, meskipun cinta itu manis rasanya. Read more…
Indonesia Perlu Pemain ke 12
Dalam sepak bola penonton,komentator ataupun pemerhati sepak bola dikenal sebagai pemain ke-12, posisinya disini sama sama mendukung/menjelekan team kesayangan/lawan, tetapi disini saya akan memakai analogi ini bukan kepada sepak bola melainkan kepada pemerintahan baru yang baru beberapa hari ini terbentuk, penonton, pemerhati ataupun kritisi baik dalam bidang kenegaraan, ekonomi, keamanan dll dapat memposisikan sebagai pemain ke-12.
Pantaskah Obama di hadiahi Nobel Perdamaian?
Presiden Amerika Serikat Barack Obama terpilih sebagai pemenang nobel perdamaian tahun ini, Washington dan warga Amerika Serikat yang berada di Oslo Norwegia pun terkejut dengan hadiah Nobel Perdamaian yang di hadiahkan untuk Barack Obama. New York Times melaporkan bahwa Presiden Amerika Serikat Barack Obama baru mengetahui berita tersebut pada pukul 06.00 waktu setempat.
Ical Ketum Terpilih Golkar
Pemilihan ketua umum Partai Golkar telah selesai, terlepas adanya isu money politics atau apapun yang jelas Abu Rizal Bakrie alias Ical pun telah terpilih sebagai ketua umum Golkar episode mendatang..apa yang akan di perbuat Ical terhadap Partai Golkar semoga itu semua mengarah kepada pembaruan Partai Golkar yang ideal karena Partai Golkar bagai manapun juga adalah aset bangsa yang sangat bernilai,InsyaAlloh.
Capres dan Cawapres
Beberapa hari yang lalu Partai Golkar telah resmi meminang Wiranto sebagai calon wakil Presiden (Jusuf Kalla) dari Partai Golkar, saya sendiri merasa senangĀ dan simpatik, karena Golkar mau mencalonkan Presiden dari kadernya sendiri tanpa harus berkoalisi dengan Demokrat yang beberapa bulan yang lalu sempat mengeluarkan statement yang melecehkan partai Golkar berkaitan dengan suara hasil Pemilu 2009,yang meskipun Partai Demokrat sendiri memang menjadi juara pada Pemilu 2009 ini. Read more…
PKS Cerdik Memanfaatkan Situasi
Pertama-tama saya acungi jempol untuk PKS, karena akhir-akhir ini selalu membuat sesuatu yang bikin orang tercengang…
Terkait kasus iklan terbarunya PKS yang “kontroversial” beberapa tokoh partai diluar PKS berkomentar:
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Ahmad Mubarok : “Katanya PKS partai dakwah, kok menggunjing kejelekan partai lain sih,”
Ketua Fraksi PDIP DPR-RI Tjahjo Kumolo : tidak suka dengan iklan yang dirilis PKS tersebut. Menurutnya cara PKS yang menjelekkan partai lain secara terbuka adalah itu tidak etis.
Menurut pendapat saya, PKS menggunakan strategi ini justru untuk menghemat biaya kampanye karena dengan iklan-iklan PKS yang nyeleneh ini PKS justru akan terus di blow up tanpa terus-terusan menayangkan iklannya seperti partai-partai lain, yang mungkin memiliki dana yang besar untuk kampanye.
Dengan strategi ini PKS akan terus dibicarakan baik dalam acara debat di TV ataupun di media-media lainnya, tanpa disadari PKS membuat ranjau bagi partai-partai lain peserta pemilu, dengan dana pas-pasan dan dengan jam tayang iklan PKS yang tidak banyak tapi terus dibicarakan….”biar partai lain yang mengkampanyekan PKS”
Jangan terpengaruh dengan sindiran-sindiran partai lain, maju terus…PKS partai yang cerdik adalah, berstrategi dan bersiasah adalah kewajiban…Insyaalloh Barokah bagi Negara ini, amin
Kampanye damai Pemilu 2009…damai=apatis?
Kampanye damai adalah suatu keharusan dalam iklim demokrasi, tapi apa mau dikata..beberapa hari yang lalu bahkan 2 partai yang sedang manggung di negara kita (DEMOKRAT-GOLKAR) sempet bersitegang, karena pernyataan Wakil Ketua Umum Partainya Presiden (Demokrat) mengatakan bahwa Partai Golkar hanya akan mendapat suara 2.5% dalam pemilu mendatang…waduh keterlaluan banget Mas Mubarok ini….brrrrr
Karena menurut pendapat saya, kalau SBY menginginkan untuk menjadi presiden lagi ya tidak ada kata lain selain berduet lagi dengan JK dan Golkarnya, karena SBY dan Demokratnya pada pemilu 2009 justru yang akan mengalami penurunan suara…mungkin lhooo….
Tanpa JK dan Golkarnya, SBY dan Demokrat akan jadi apa???atau mau jadi apa??mungkin menghadapi sang fenomena PKS juga akan sangat kesulitan pada pemilu 2009..
Nah menyikapi kampanye “damai” sekarang ini yang sedang digalakan pemerintah beserta KPU dan tektek bengeknya, saya selaku rakyat jelata merasa kebingungan, yang dihimbau untuk kampanye politik malahan terlihat seperti apatis..dingin dingin empuk gitu….eh tapi yang menghimbau ataupun pelaku politik yang aktif justru yang malah mau bikin tegang pemilu 2009….sooo…beginilah para politisi Indonesia?yang senang dengan mainan politiknya?sadar ataupun tidak, mengeluarkan komentar dalam waktu ini akan sangat berbahaya secara politis, karena bapak-bapak mas-mas ibu-ibu mba-mba ini pasti mempunyai konstituen atau pendukung masing masing, yang mungkin akan melihat pokok permasalahan dari satu sisi…dan kalo udah begini akan berakibat fatal….gawatt..!
Jadi mungkin ada baiknya masyarakat Indonesia harus menyikapi secara dingin proses kampanye ini, yahh..jangan terlalu serius yang penting AMAN TERKENDALI…”DELAPAN ANEM”
Psy war menjelang pemilu 2009
Kalla:
Tokyo: Menjelang Pemilihan Umum, elite politik Indonesia saling lempar komentar dan sindiran. Pekan lalu, sindiran Megawati Sukarnoputri dibalas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono lewat pantun. Kini giliran Wakil Presiden Jusuf Kalla berkomentar soal isu yang sama.
Kalla balas menyindir dengan menyebut orang yang terus mengkritik kebijakan pemerintah sebagai orang yang tidak pernah puas. “Naik salah turun salah. Dia pikir bangsa kita keledai,” ujar Kalla di sela-sela lawatan ke Tokyo, Jepang, belum lama ini.
Seperti diketahui dalam Rapat Kerja Nasional Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Solo pekan lalu, Megawati menyindir kebijakan pemerintahan SBY-JK seperti permainan yoyo. Sindiran yang kemudian dibalas pantun oleh Presiden Yudhoyono. liputan6
SBY:
Kebiasaan saling serang dan mengkritik antarelit politik menjelang Pemilu 2009 makin memanas. Cara-cara seperti itu dinilai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak akan mendapat hidayah.
“Yang sering memfitnah tidak dapat hidayah,” ujar SBY dalam pidato pembukaan Rapimnas Partai Demokrat di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (8/2/2009).
SBY berharap agar kader partainya jangan terpancing dengan serangan atau hasutan yang dilontarkan oleh lawan-lawan politiknya. Bagi SBY, kritikan yang dilontarkan kepada partainya harus dijawab dengan cerdas dan tepat.
SBY juga berharap agar semua pihak menggunakan cara-cara yang elegan untuk memenangkan pemilu. Tidak perlu menggunakan cara yang tidak bermoral.
“Politik yang tidak baik tidak akan dapat ridho Tuhan,” pungkasnya.
detikNews
Prabowo: Lama-lama Monas Digadai Untuk Pinjaman Luar Negeri
Jakarta – Sistem ekonomi yang ada di Indonesia dinilai sebagai sistem yang salah. Siapapun presiden, menteri maupun partainya kalau sistem tidak berubah, Indonesia tetap jadi negara miskin.
“Mulai Indosat, bank-bank kini sudah dikuasai asing. Gelora Bung Karno juga mau digadai ke luar negeri. Lama-lama Monas mungkin akan digadai untuk pinjaman ke luar negeri,” ujar Capres Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Hal itu disampaikan Prabowo di sela-sela acara HUT Gerindra di Balai Sarbini, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (6/2/2009).
Prabowo menyayangkan Indonesia yang terus bergantung pada hutang luar negeri. Ia menilai Indonesia harus beralih dari sistem kapitalisme menjadi sistem ekonomi kerakyatan dan sistem ekonomi gortong royong.
“Bank Mandiri yang merupakan bank milik rakyat mengucurkan kredit Rp 19,9 triliun untuk membangun apartemen mewah. Itu keliru. Harusnya dibangun sawah. agar bisa mencipatakan lapangan kerja,” ungkap mantan Danjen Kopassus ini.[detiknews.com]














comments